Syafakallah, Syafakillah, atau Syafahullah

Saya beberapa kali suka mendengar atau membaca chat WA saat ada yang sakit, ada teman-teman yang mendoakannya dengan menulis "Syafakallah, Syafakillah, atau Syafahullah."

Teks Arabnya:

شَفَاكَ اللهُ

syafakallah

Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadamu (laki-laki)

atau pendeknya: Semoga Allah menyembuhkanmu (kamunya laki-laki).

Arti harfiah: Semoga menyembuhkanmu, (oleh siapa) Allah.

 

شَفَاكِ اللهُ

syafakillah

Semoga Allah menyembuhkanmu (kamunya perempuan).

 

شَفَاهُ اللهُ  

syafahullah

Semoga Allah menyembukannya (nya atau dia laki-laki)

 

Kalau mau dilanjut, masih ada lagi walaupun saya belum pernah mendengarnya di sehari-hari.

شَفَاهَا اللهُ

syafahallah 

Semoga Allah menyembukannya (nya atau dia perempuan)


شَفَاهُمُ اللهُ

Syafahumullah

Semoga Allah menyembuhkan mereka (laki-laki lebih dari 2 orang)


شَفَاكُمُ اللهُ

Syafakumullah

Semoga Allah menyembuhkanmu (kamunya banyak).


Dan masih banyak lagi perubahan kata gantinya sesuai isim dlommir yang 14.


Terkait doa: sebaiknya tidak terlalu salah-menyalahkan. Kadang penggunaan -ka (misal: syafaka) atau -kum (syafakum) bisa mewakili laki-laki dan perempuan seperti kita membaca assalamu 'alaikum, jarang sekali assalamu 'alaika padahal yang diberi salam hanya satu orang. Kalau masih ragu, silakan tanya ustadz yang faham bahasa Arab dan faham dalil shahih karena kadang bahasa Arab bisa kalah dengan dalil.

Baca juga:

Cara Mengubah Jumlah Fi'liyah ke Ismiyah dan Sebaliknya


Comments